Aktivitas Antioksidan Kefir Susu Kambing Dengan Metode Biootografi
Kata Kunci:
Kefir,Antioksidan,Biotografi,DensitometriAbstrak
Antioksidan merupakan senyawa yang mampu mencegah dan memperbaiki penyakit degenerative akibat radikal bebas. Sumber antioksidan digunakan untuk menangkal radikal bebas yaitu kefir susu kambing. Kefir susu kambing termasuk dalam susu fermentasi dibuat dengan cara fermentasi laktosa dalam susu oleh bakteri Lactobacillus dan Saccaromyces yang secara alami terdapat pada biji kefir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan kefir susu kambing dengan analisis biootografi dikombinasi dengan densitometry. Pengujian aktivitas antioksidan kefir susu kambing menggunakan kontrol(-) air (p1), kefir 1ppm (p2); kefir 3ppm (p3); kefir 5ppm (p4); kefir 7ppm (p5); kefir 9ppm (p6); dan kontrol(+) asam galat (p7). Hasil analisis data kualitatif yang ditunjukan perubahan warna ungu menjadi warna kuning, sedangkan hasil data kuantitatif berupa nilai AUC untuk mengetahui % perhambatan daya aktivitas antioksidan yang optimal. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis statistik SPSS taraf kepercayaan 95% (p=0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa kefir susu kambing memiliki aktivitas antioksidan. Hasil data kualitatif dengan analisis biotografi menunjukan aktivitas antioksidan yang ditandai dengan perubahan warna kuning p2-p6 sama dengan p7 kontrol positif asam galat. Sedangkan data kuantitatif dengan analisis densitometry menunjukan adanya aktivitas antioksidan p2(24,8±7,4); p3(46,9±16,6); p4(55,5±12,7);p5(66,9±8,5);p6(69,9±);p7(67,1±11,3). Berdasarkan analisis statistic dengan metode One Way Annova menunjukan aktivitas antioksidan pada semua perlakuan. Konsentrasi 3ppm dan 5ppm tidak terdapat perbedaan bermakna sedangkan konsentrasi 1ppm, 7ppm dan 9 ppm terdapat perbedaan bermakna.
Unduhan