PERBANDINGAN METODE FUZZY C-MEANS DAN K-MEANS UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS DI KOTA PALEMBANG

Penulis

  • saiful Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia
  • yuli wijayanti Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Kata Kunci:

Clustering, Fuzzy C-Means, K-Means, palembang, Kriminalitas

Abstrak

Kriminalitas adalah salah satu isu signifikan di wilayah, termasuk di Palembang.  Namun, di Polrestabes Kota Palembang, selama ini hanya mencatat laporan mengenai kriminalitas tanpa memvisualisasikannya dalam bentuk informasi spasial.  Metode pengelompokan yang diterapkan adalah Fuzzy C-Means dan K-Means.  Metode Fuzzy C-Means adalah pengelompokan data yang ditentukan oleh derajat keanggotaan, sedangkan metode K-Means adalah pengelompokan data yang ditentukan oleh centroid kejadian kriminalitas.  Daerah tingkat kerawanan dari kedua metode tersebut menunjukkan hasil yang berbeda.  The Partition Coefficient Index obtained from the Fuzzy C-Means method is 0.818, while the Silhouette Index derived from the K-Means method is 0.569.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.
PERBANDINGAN METODE FUZZY C-MEANS DAN K-MEANS UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS DI KOTA PALEMBANG

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

PERBANDINGAN METODE FUZZY C-MEANS DAN K-MEANS UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS DI KOTA PALEMBANG. (2025). Digital Innovation And Technology Journal, 1(2), 28-33. https://jurnal.usp.ac.id/index.php/dinotech-journal/article/view/227